Pesisirnasional.com|Bengkalis – Dandim 0303/Bengkalis diwakili Babinsa Koramil 01/Bengkalis Serka Subarianto Mengikuti Kegiatan Syukuran Peringatan Hari Bakti Imigrasi Ke-76 Secara Zomm bertempat di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis jalan Ahmad Yani No.4, Bengkalis Kota, Kec. Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Senin pukul 09.00 Wib, (26/1/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 01/Bengkalis Serka Subarianto, Polres Bengkalis di wakili KBO Sat Reskrim Polres Bengkalis IPTU Alfan Nisfu Romadhoni, S,Tr.K,
Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Bengkalis Agnes Pramudya S.SI,
Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono A.md.IP.,S.Sos. Cabang Bank Bri Bengkalis M. Rian, dan Para Staf Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis.

Sambutan Menteri Imipas RI. Drs. Agus Adrianto S.H. M.H sebagai berikut :
– Pada periode 2025 yang merupakan tahun pertama pasca transformasi organisasi, Direktorat Jenderal Imigrasi mampu melaksanakan tugasnya dengan sangat baik. Capaian kinerja program dapat terealisasi sebesar 101,67%, dimana angka ini mencakup penegakan hukum dan layanan keimigrasian, serta kinerja dukungan manajemen. Selaras dengan capaian tersebut, kinerja keuangan menunjukkan hasil yang sangat positif dan membanggakan. Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp10,45 triliun, atau mencatatkan pertumbuhan sebesar 16,08% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka realisasi ini bahkan melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp6,55 triliun, dengan capaian persentase sebesar 159,59%.Direktorat Jenderal Imigrasi juga berhasil mencatatkan berbagai langkah progresif dalam hal penguatan kelembagaan, inovasi layanan, penguatan ekonomi dan pengawasan melalui :
– Pembentukan 18 Kantor Imigrasi Baru;
– Integrasi layanan pelaporan kedatangan melalui Aplikasi All Indonesia;
– Penerapan Paspor Elektronik 100% di seluruh Indonesia:
– Program Global Citizenship of Indonesia (GCI);
– Implementasi Makkah Route dan Immigration Seamless Process;
– Kebijakan Golden Visa dengan nilai investasi mencapai Rp. 48,29 triliun:
– Operasi Wira Waspada di wilayah strategis serta pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi di Bali dan wilayah industri pertambangan.
– Atas capaian yang diraih sepanjang tahun 2025, saya atas nama pribadi sekaligus pimpinan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Para Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama, Para Kepala UPT, dan seluruh jajaran Imigrasi yang telah bekerja keras, bergotong royong dalam mendukung pelaksanaan setiap tugas dan program kerja sebagai bentuk pengabdian terbaik kepada masyarakat. Selain itu, sebagai bagian integral dari pemerintahan, kita berkewajiban untuk mendukung penuh program Presiden yang tertuang dalam Asta Cita Melanjutkan keberhasilan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada tahun 2025, tahun ini kita kembali memperkuat kontribusi nyata melalui 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Khusus di bidang keimigrasian, fokus utama kita diarahkan pada tujuh pilar strategis berikut:
– Penguatan layanan keimigrasian berbasis digital;
– Penguatan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI),
– Penyederhanaan regulasi visa bisnis, golden visa, dan izin tinggal investor yang mendukung peningkatan investasi,
– Penyuluhan hukum keimigrasian oleh Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) untuk mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM);
– Pemenuhan sarana dan prasarana pos lintas batas tradisional dan pos imigrasi lainnya dan penambahan autogate di TPI bandara, TPI pelabuhan laut, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN);
– Efisiensi energi melalui pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan penggunaan solar cell dan biogas untuk daerah 3T dan perbatasan; serta
– Layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat sekitar di Unit Pelaksana Teknis (UPT).
– Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Imigrasi harus menyiapkan langkah-langkah strategis, antara lain:
– Penguatan pemeriksaan keimigrasian di TPI. Sistem harus kuat, pengawasan harus ketat, dan teknologi harus modern untuk memastikan bahwa setiap individu yang melintas terpantau dengan akurat
– Pemberian bebas visa kunjungan secara selektif. Bebas visa kunjungan hanya diberikan kepada negara yang memberikan bebas visa kepada warga negara Indonesia dan sesuai dengan asas kemanfaatan, keamanan negara, pariwisata, ekonomi dan investasi.
– Perluasan kelembagaan di luar negeri. Pintu gerbang negara bukan hanya ada di bandara atau pelabuhan, tetapi dimulai dari perwakilan kita di luar negeri. Kehadiran atase imigrasi diharapkan dapat memperkuat fungsi pelayanan keimigrasian, pengawasan dan penegakan hukum, perlindungan WNI di luar negeri serta deteksi dini terhadap isu-isu keimigrasian seperti sindikat penyelundupan manusia, perdagangan orang atau pemalsuan dokumen di negara akreditasi.
– Pada kesempatan yang berbahagia ini kita juga telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-76, beberapa rangkaian kegiatan tersebut diantaranya:
– Penyerahan hasil rekomendasi Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi Imigrasi Tahun 2026 Rekomendasi ini bukan untuk diarsipkan, melainkan untuk dieksekusi sebaik-baiknya.
– Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Berita Acara Serah Terima dengan Kementerian/Lembaga terkait Kemenimipas.
– Penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas
– Penyerahan secara simbolis kepada 2 WNA pemegang Global Citizenship
– Peresmian 18 Kantor Imigrasi.
– Bantuan yang kita salurkan hari ini hasil donasi pegawai imigrasi yang telah berhasil dihimpun oleh Direktorat Jenderal Imigrasi sebesar Rp. 1.966.125.882,000 (Satu miliar sembilan ratus enam puluh enam juta seratus dua puluh lima ribu delapan ratus delapan puluh dua rupiah). Di mana sebelumnya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah 3 kali menyalurkan bantuan diantaranya:
– Bantuan sembako dilepas dari kantor imipas pada tanggal 5 Desember 2025 kepada korban bencana alam wilayah Aceh, Sumut, Sumbar,
– Bantuan tunai senilai Rp. 3.118.744.669, saat Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengendalian Kinerja Tahun 2025 pada tanggal 16 Desember 2025.
– Bantuan dari hasil Panen Raya Ketahanan Pangan Pemasyarakatan pada tanggal 15 Januari 2026, dengan estimasi hasil penjualan sebesar Rp. 1.335.671.467,-
Hal ini merupakan wujud nyata dari prinsip yang kita pegang teguh, bahwa setiap program harus berdampak. Ketahanan pangan bukan sekadar bicara soal produksi, melainkan juga tentang ketahanan sosial.

Pukul 11.30 Wib Kegiatan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan tertib. (3K3-DOD)
Sumber : Pen-Dim 0303/Bengkalis
Editor : Media 3K3 Group/Pesisirnasional.com


