Fri. Mar 1st, 2024

JAKARTA, Pesisirnasional.com- Sekjen Partai Nasdem Jhonny G Plate menyebut jatuhnya pilihan Jokowi ke Ketua INASGOC, Erick Thohir sebagai ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) karena faktor usia dan kedekatan milenial. Jhonny mengatakan usia Erick Thohir baru 48 tahun dan dekat dengan kelompok milenial khususnya olahraga.

Erick dianggap mampu menjebatani kaum milenial dengan kelompok senior dan mampu diterima koalisi partai politik. “Dia sebagai jembatan yang dekat dengan kelompok atasnya, seniornya dan dekat dengan kelompok bawah, juniornya kaum milenial. Erick itulah kelompok usia yang dekat ke atas dan dekat ke bawah,” kata Jhonny G Plate kepada wartawan, Jumat (7/9).

Selain itu, diakui dia, Erick juga bukan hanya bisa diterima di kaum milenial namin ia juga dianggap diterima semua kalangan partai politik di internal koalisi. Dibandingkan beberapa nama yang sempat muncul sebagai ketua TKN KIK Jokowi-Ma’ruf Amin.

Yang menjadi pertimbangan ke Erick, kata Jhonny, karena sosok Erick mampu menjebatani silaturahim dengan pihak oposisi atau kubu paslon sebelah. Ia mengatakan harapan Jokowi dengan Erick Thohir ini, bisa menciptakan pemilu yang ramah, pemilu yang penuh silaturahmi di dua kubu. “Menghasilkan pemilu yang menggembirakan. Itu tujuannya,” ungkap Jhonny.

Bakal capres pejawat Jokowi akhirnya secara resmi mengumumkan ketua TKN di posko pemenangan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat sore. Sosok yang selama ini dirahasiakan tersebut adalah pengusaha yang juga Ketua Inasgoc, Erick Thohir.

Jokowi mengatakan, sosok Erick Thohir adalah pemimpin yang selama ini terbukti kemampuannya. Terakhir, ia menjadi ketua Inasgoc dan ajang Asian Games 2018 beberapa hari lalu berhasil menuai banyak pujian, baik dari nasional maupun internasional.

Jokowi menilai Erick adalah sosok yang cukup sukses dalam managerial. Ia seorang pengusaha sukses, memiliki media, memiliki klub sepak bola, memiliki klub basket, dan memiliki yang lain-lainnya. “Tapi, yang jelas dalam setiap hal yang beliau pimpin itu, selalu mendapatkan kesuksesan,” ujar Jokowi menegaskan.

Jokowi sengaja memilih sosok di luar politik agar ada kombinasi di dalam tim suksesnya. Menurutnya, hal yang penting adalah sosok tersebut ahli dalam manajemen dan mengelola tim sukses dengan baik. Sebab tim pemenangan ini, menurutnya, bukan urusan berpolitik.

“Ini urusan manajemen mengelola kampanye ini sehingga bisa berjalan dengan baik. Kombinasi politik kan sudah banyak sekali, sekjen kan dari politk. Kurang apa,” kata dia. (rci/red)

By redaksi

3 thoughts on “Faktor Milenial Jadi Alasan Koalisi Pilih Erick”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *