Sanusi Tak mampu ” Jalan Provinsi di Kab Inhu banyak rusak parah”

    BERBAGI

    INHU- RIAU ( PESISIR NASIONAL. COM )  Sejak terhitung 2020 yang lalu posisi Yunan yang digantikan oleh Sanusi untuk menjabat sebagai Ka UPT Dinas PU PR Provinsi Riau untuk wilayah IV yang terdiri dari Kabupaten Indragi Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir , hampir semua jalan Provinsi mengalami rusak berat, tertutama jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu.

    Seperti Jalan Napal – Jambi  , Jalan Lintas Selatan tapi kalau Jalan Pelabuhan Samudra sekarang lagi dalam peningkatan dan lagi dikerjakan oleh Perusahaan Topo tapi yang cukup memprihatinkan adala Jalan Lintas Selatan dan Jalan Napal Batas Jambi , dan para pengguna jalan yang melintas jalan tersebut harus sangat berhati hati kalau tidak ingin celaka , karena apabila melintas dengan menggunakan Mobil roda empat kalau tidak sangat hati hati bisa bisa terjebak kedalam lobang yang berlumpur

    Seperti jalan Napal Peranap sekarang , jalan yang juga dilalui Truk pengangangkut Kayu Akasia yang akan akan diangkut dan dikirim ke PT RAPP Kerinci , yang mana muatan Truk tersebut bisa mencapai 30 Ton , yang mana juga dapat merusak Jalan karena sudah melewati kapasitas jalan .

    Seperti Jalan Lintas Selatan yang mana nama paket nya Jalan Pangkalan Kasai – Lubuk Kandis yang melintasi Kecamatan Siberida — Kecamatan Batang cinaku Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau , dimana jalan Lintas Selatan tersebut masih ada yang belum diaspal yang panjang nya kira kira 12 Km dari Desa Cinaku Kecil sampai Desa Aur Cino Kecamatan Batang Cinaku .

    Sementara yang sudah di Aspal adalah dari Simpang SMPN 2 Pangkalan Kasai sampai ke Desa Aur Cino dan dari Desa Kepayang Sari hingga ke Desa Anak Talang

    jadi yang belum di aspal berada ditengah tengah yaitu Desa Aur Cino – Desa Batu Papan dan Desa Cinaku Kecil Kecamatan Batang Cinaku.

    Seperti yang dikatakan Zubir Salam yang mana sebagai mantan Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hulu dari Fraksi Golkar , seharus nya Jalan Lintas Selatan sudah selesai tersambung semua nya , karena pembangunan jalan lintas Selatan , sejak jaman nya Rusli Zainal masih menjadi Bupati Indragiri Hilir sampai dia menjabat Gubernur Riau coba dihitung sudah berapa lama itu jelas Zubir Salam yang tetap tinggal di Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cinaku walau pun dia pernah menjadi Anggota DPRD Kab Inhu .

    Tapi terus terang saya sampai kan kalau jalan lintas Selatan yang berada di Dua Kecamatan ini tidak begitu diperhatikan oleh Dinas Pekerjaan Provinsi Riau , tapi kalau jalan Pelabuhan Samudra hampir setiap tahun anggaran dikucurkan.

    Padahal Jalan Lintas Selatan yang berbatas langsung dengan Kabupaten Tebo Provinsi Jambi sangat diharap kan oleh Masyarakat Batang Cinaku jalan tersebut secepat nya bisa tersambung , karena Sumber Daya Alam yang di Kecamatan Batang Cinaku sangat melimpah ujar nya.

    Dan perlu di ingat ,kalau hal pembangunan jalan lintas selatan ini juga tak selesai selesai , kami Masyarakat Batang Cinaku akan minta bergabung dengan Kabupaten lain , untuk apa kita tetap bertahan di wilayah batang cinaku ini , sementara kita tidak pernah diperhatikan oleh penguasa di Kabupaten Indragiri Hulu kata Zibir Salam sambil emosi.,kalau Dinas PU PR Provinsi tidak sanggup untuk mengurus nya , serah kan aja ke Kabupaten untuk mengurus jalan lintas selatan tersebut , jangan ngotot terus untuk mengurus nya yang akhir nya tetap lah Masyarakat kami yang menjadi korban .

    Tapi sewaktu masih pak Yunan yang menjadi Ka UPT Dinas PU PR yang sebelum nya adalah Wilayah I tapi sekarang menjadi Wilayah IV semua jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu tidak separah sekarang ini , karena kalau pak Yunan beserta Tim nya selalu turun hingga ke lapangan yang paling sulit, tapi kalau pak Sanusi yang sekarang bisa dibilang sangat sulit kelapangan apalagi lokasi jalan nya lagi rusak berat,dengan jawaban bila ditanya , nanti kalau hari sudah panas saya akan turun kelapangan ,gitu aja terus jawaban pak Sanusi sampai tahun anggaran habis , dan situasi jalan lintas selatan pun tak kunjung diperbaiki. ( jhs./inhil PNN)