Tue. May 21st, 2024

Pesisirnasional.com|BENGKALIS- Melalui Hari HIV sedunia ini, Puskesmas Meskom bekerja sama dengan lintas sektor,seperti bersama Koramil 01/Bkls diikuti langsung oleh Danramil Kapten Cpl. Farimus Hendriko, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit HIV dengan pemberian pita merah, leaflet HIV dan Skrining kesehatan pada masyarakat untuk pemeriksaan HIV secara gratis. Jum’at (01/12/2023)

 

Tanggal 01 Desember setiap tahun nya merupakan hari HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Virus yang masuk kedalam darah menyerang sistem kekebalan tubuh yang akan memicu penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).

Data dari UPT Puskesmas Meskom sebanyak 293 orang sudah dilakukan Skrining HIV.

 

Dari jumlah yang telah dilakukan pemeriksaan oleh TIM HIV, tidak terdapat penderita HIV.

 

Hal senada disampaikan juga oleh Kepala UPT Puskesmas Meskom Ners.SUHARSANTO,S.Kep

 

“Setiap tahun pada tanggal 1 Desember, seluruh dunia bersatu untuk memperingati Hari AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) Sedunia atau World AIDS Day.

Acara tahunan ini berfungsi sebagai pengingat perjuangan global untuk mengakhiri stigma terkait HIV (Human Immunodeficiency Virus), sebuah kesempatan untuk menghormati mereka yang telah hilang, dan seruan untuk terus berupaya menuju hari ketika HIV tidak lagi menjadi ancaman kesehatan masyarakat.

 

Tema Hari AIDS Sedunia 2023 adalah ‘Let Communities Lead’ yang berarti ‘Biarkan Komunitas Memimpin’. Maksud dari tema tersebut adalah, dunia dapat mengakhiri AIDS, dengan komunitas yang memimpin.

 

Organisasi komunitas yang hidup dengan, berisiko, atau terkena dampak HIV adalah garis depan kemajuan dalam respons HIV.

 

Hari AIDS Sedunia tahun 2023 juga akan menyoroti upaya untuk mengeluarkan seluruh potensi kepemimpinan masyarakat guna mengakhiri AIDS.

 

Pengidap AIDS bukan mereka yang harus kita kucilkan. Jauhi penyakitnya, bukan orangnya. “Selamat Hari AIDS Sedunia 2023.”

 

pemerintah Indonesia dan organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO) juga mengagendakan tidak ada lagi kasus infeksi di tahun 2030. “Biasa disebut dengan three zero (tiga angka nol), yaitu zero infeksi baru HIV, zero kematian akibat AIDS, zero diskriminasi terhadap ODHA / orang dengan HIV AIDS”

Sumber   : Koramil 01 Bengkalis

 

Editor      : Redaksi 3k3.co.id Group/Pesisirnasional.com