Sat. Mar 2nd, 2024

PESISIR NASIONAL.COM( DUMAI ) Suhu politik pilkada kota Dumai mulai bangkit setelah beberapa bulan para kandidat wite and see saat wabah virus Corona (covid 19) melanda Indonesia. Seperti salah seorang calon walikota Dumai Ahmad Maritulius, SE.

Berdasarkan informasi, beberapa hari yang lalu kandidat walikota tersebut yang akrab disapa Bang lius mulai melakukan silaturahmi dengan partai amanat Nasional ( PAN ) dan Gerindra kota Dumai. Sontak menjadi sorotan warga Dumai, terutama bagi penggiat politik kota Dumai. Pasalnya dengan merapatnya beliau ke parpol politik tersebut akan menggeser konstilasi perpolitikan kota Dumai.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, dalam beberapa hari ini, setelah beliau merapat ke salah satu parpol, langsung jadi sorotan warga, di beberapa kedai kopi terdengar warga membicarakan ” manuver Ahmad Maritulius SE “. Kenapa tidak. Sebab sosok kandidat yang satu ini juga menjadi perhitungan bagi warga kota Dumai, beliau merupakan salah satu calon Walikota orang Dumai asli, apalagi Bang lius pernah juga berjasa untuk kota Dumai, beliaulah sebagai motor pergerakan untuk menaikkan status dari kota administratif menjadi kota madya Dumai, beliau bersama sama tokoh masyarakat Dumai saat itu berjuang dengan cara deplomasi dan gerakan mendesak ke menteri dalam negeri agar kota administratif Dumai dinaikkan status menjadi kota madya Dumai (Saat itu), dan sekarang berobah nama menjadi kota Dumai.

Perjuangan mereka melalui wadah komite reformasi masyarakat Dumai ( KRMD ) masih tetap diingat warga Dumai, terutama para tokoh senior masyarakat kota Dumai, dan sampai hari ini KRMD masih tetap eksis dan hasil perjuangan mereka pada awal reformasi dapat dinikmati bersama masyarakat kota Dumai itu sendiri.

Manuver politik Ahmad Maritulius,SE bukan hanya menjadi sorotan warga Dumai, tapi juga menjadi bidikan sejumlah awak media Kota Dumai dan daerah lainnya. Soalnya sebelum ini nama beliau sempat mencuat ke permukaan publik sebagai salah seorang kandidat papan atas di kota Dumai.

Dikutip dari media online Riau crime. Dukungan politik yang diberikan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) kepada Ahmad Maritulius untuk maju di Pilkada Dumai 2020 sepertinya makin serius. Jika sebelumnya komunikasi yang dibangun di tingkat pengurus partai, kali ini Ahmad Maritulius duduk semeja dengan Ketua DPD PAN Dumai H Hasrizal dan Ketua DPC Gerindra Kota Dumai Iskandar.

Pada saat pertemuan, banyak hal menjadi topik pembahasan, khususnya menyangkut kepastian dukungan pada Pilkada Dumai mendatang. Kendati belum memberikan keputusan secara final, namun sejumlah komitmen politik telah disepakati bersama.

” Kita sudah duduk bersama, membahas banyak hal, termasuk dukungan politik pada Pilkada Dumai nanti. Alhamdulillah, saya bersama Ketua DPD PAN Dumai Bung Hasrizal dan Ketua DPC Gerindra Bung Iskandar punya visi yang sama. Mudah-mudahan pertemuan ini bisa kita tindaklanjuti ke jenjang yang lebih serius,” ungkap Ahmad Maritulius menjelang tengah malam tadi.

Dikatakan Ahmad Maritulius, jenjang lebih serius yang dimaksudkannya yakni membangun komunikasi dengan DPD Propinsi maupun DPP Pusat. Apalagi keputusan terakhir itu berada di tingkat DPP.

” Kita berterimakasih atas kepercayaan kawan-kawan petinggi partai di Dumai, mudah-mudahan setelah ini pertemuan bisa kita tindaklanjuti dengan pengurus propinsi maupun pusat,” ujar Ahmad Maritulius.

Disampaikan Ahmad Maritulius, saat pertemuan dengan kedua petinggi partai politik tersebut, dirinya juga secara tegas menyatakan siap untuk mengikuti tahapan serta mekanisme yang diatur oleh partai. Termasuk memenuhi keinginan Partai Gerindra untuk menjadikan kadernya sebagai pendamping di Pilkada Dumai.

” Kebetulan saya dengan kader Gerindra, Buk Nita itu sudah membangun komunikasi lama. Intinya tidak ada persoalan, dan kita siap membangun Dumai secara bersama-sama. Saya secara pribadi juga tidak keberatan untuk dikaderkan oleh PAN jika itu memang menjadi persyaratan,” papar Ahmad Maritulius.

Sumber : artikel Wasiat riau, riaucrime

By redaksi