Sun. Apr 14th, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- Saat ini kondisi ponton pelabuhan umum Kelurahan Teluk Belitung Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti kondisinya sangat memperihatinkan dan diambang kepunahan. Ponton pelabuhan ini merupakan akses sehari-hari masyarakat Teluk Belitung dan Kecamatan Merbau pada umumnya guna berangkat ke Selatpanjang ibu kota Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Bengkalis.

Pantauan dilapangan, pada bagian sisi sudut lantai ponton mengalami rusak parah dan dinilai membahayakan pengguna pelabuhan tersebut, sehingga bagi penumpang yang ingin berpergian terpaksa harus ekstra hati-hati.
Setiap pembangunan yang seharusnya diharapkan masyarakat kualitasnya lebih baik, sehingga setiap bangunan dapat bernilai manfaat bagi masyarakat banyak, namun berbeda dengan ponton Teluk Belitung kali ini yang terus mengalami kerusakan berkali-kali.

Menurut salah seorang sumber yang layak dipercaya saat ditemui pesisirnasional.com dipelabuhan tersebut mengatakan, kerusakan ponton ini sudah kedua kalinya, kalau tidak salah kemarin pernah direhab, namun kerusakan kali ini tampaknya semakin parah, tuturnya.

Kalau tahun 2020 ini tidak ada tindakan serius dan nyata dari Dinas terkait maka kami khawatirkan akan ada korban jiwa bagi pengguna ponton pelabuhan kita ini, seharusnya pemerintah harus cepat tanggap terhadap kepentingan masyarakat banyak saat ini, jangan menunggu ada kejadian yang tidak diinginkan baru bertindak, tegasnya mengungkapkan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT Dinas Perhubuhan Kecamatan Merbau, Abdul Munir, SH saat dikonfirmasi melalui sambungan handphone selulernya, Jum’at (21/02/2020) membenarkan dan mengatakan, kita akan koordinasikan dengan kepala dinas Perhubungan Meranti nanti untuk rehab atau bangun baru terhadap kerusakan tersebut saat ini, nanti langkahnya seperti apa kita menunggu keputusan dinas Kabupaten.

Selain itu juga, untuk ponton itu sudah kita usulkan dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Merbau kemarin baru-baru ini, dalam usulan saya mintak besinya stanlis, ini usulan untuk realisasi tahun 2021 mendatang dan masuk skala prioritas dalam usulan tersebut, mudah-mudahan bisa teralisasi dengan baik nantinya, harap Munir.

Terkait untuk mengantisipasi kerusakan dalam setahun ini, Munir mengakui kita baru mau lakukan koordinasi dengan pihak dinas kabupaten, harapan kita sekiranya dapat menjadi proritas dari pelabuhan lainnya dan mudah-mudahan segera ada perbaikan, mohon doanya saja, pungkas Munir menjawab.(Ali Sanip)

By redaksi