Mon. Feb 26th, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- Pemerintah Pusat melalui Kementrian Sosial telah mengamanatkan Tahun 2030 Indonesia harus layak anak, untuk mewujudkannya diperlukan komitmen dan kerjasama seluruh Pemerintah Daerah dalam menggesa daerahnya menjadi Layak Anak termasuk Kabupaten Kepulauan Meranti yang sangat serius untuk menjadikan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui berbagai program disetiap OPD yang ada.

Salah satu OPD yang gencar mewujudkan KLA di Meranti adalah Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Meranti, setelah sebelumnya membentuk Forum Anak kini Dinas tersebut menggelar Forum Group Disccusion (FGD) dalam rangka Advokasi Percepatan KLA di Kepulauan Meranti Tahun 2019 yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Meranti, Senin (16/12/2019).

Kegiatan FGD Advokasi Percepatan KLA di Kepulauan Meranti Tahun 2019 dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis, SE. MM.

Hadir dalam kegiatan itu, Nara Sumber dari Tim Ahli Layak Anak Kementrian Sosial RI, Hadi Utomo, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kepulauan Meranti, Agusyanto, S.Sos. M.Si, Kasatpol PP Meranti, Helfandi, SE M.Si, Kepala Dinas Perkebunan dan Ketahanan Pangan Meranti, Idris Samsudin, Kepala BPBD Meranti, Drs. Edi Afrizal, M.Si, Kadisduk Capil Meranti, Drs. Hariadi, Kabag Kominfo Meranti, Febriadi, Sekretaris Dinas Kesehatan Meranti, Kasat Narkoba Polres Meranti, Camat dan Lurah Se Kepulauan Meranti.

Sekda Meranti, H. Yulian Norwis, SE.MM menyambut baik kegiatan itu dalam rangka percepatan Meranti menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Menurutnya KLA harus diwujudkan secara konsisten oleh Pemerintah Daerah melalui perwujudan hak-hak anak yang meliputi 5 hal yakni Hak Sipil dan Kebebasan, Hak Atas Lingkungan Keluarga dan Pengasuh Alternatif, Hak Atas Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan, Hak Atas Pendidikan dan Budaya serta Hak Atas Perlindungan Khusus.

Dan untuk mewujudkannya diperlukan kerjasama serta kontribusi dari seluruh OPD terkait dalam memberikan kontribusi sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Iapun berharap dalam FGD tersebut dapat melahirkan konsep terpadu yang menjadi tanggungjawab lintas institusi dan satuan kerja untuk bersama-sama mewujudkan KLA di Kepulauan Meranti.

Sekda Meranti itu juga meminta kepada setiap OPD nantinya harus memiliki perencanaan dan indikator yang jelas dalam menggesa terwujudnya Kabupaten layak anak di Kepulauan Meranti. Dicontohkannya, Dinas Pertanian mencintai alam, bercocok tanam, penghijauan, Dinas Kesehatan Hak Atas Kesehatan, Dinas Pendidikan mewujukan hak anak atas Pendidikan begitu juga OPD lainnya.

“Jadi setiap OPD harus punya perencanaan dan indikator yang jelas sehingga mampu memberikan kontibusi bagi terwujudnya Kabupaten Layak Anak di Kepulauan Meranti,” ucapnya.

Kedepan Ia pun berharap Kepulauan Meranti memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh serta berkelanjutan, pungkasnya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kepulauan Meranti, Agusyanto mengatakan kegiatan yang ditaja oleh Dinas yang dipimpinya itu dalam rangka Percepatan KLA di Kepulauan Meranti. Ia pun berharap FGD ini mampu menghasilkan satu persepsi dan pemikiran dari semua pihak untuk bersama-sama menjadikan Kepulauan Meranti sebagai Kabupaten Layak Anak.(Andi)

By redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *