Wed. Nov 29th, 2023

Pekanbaru – Pegawai di Lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mengikuti tausiyah Ba’da Dzuhur yang di isi oleh Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I.

Saat di konfirmasi awak media, Kasi Penkum Kejati Riau Bambang Heripurwanto SH.MH., menerangkan bahwa Tausiyah Ba’da Dzuhur, Selasa (15/11/2022) di Masjid Al- Mizan Kejaksaan Tinggi Riau mengangkat tema Memperoleh Kebahagiaan di Dunia dan Kebahagiaan di Akhirat, Serta dijauhkan dari siksaan api Neraka.

Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I menyampaikan Allah SWT berfirman “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jagalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al- Baqarah : 201).

Maka dari firman Quran tersebut lanjut Imam Masjid Al- Mizan Kejati Riau, Allah SWT menyebutkan bahwa manusia yang memperoleh keuntungan dunia akhirat, yaitu orang-orang yang di dalam doanya selalu minta agar mendapat kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat, dan terjauh dari siksaan api neraka.

Selain itu,  Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I juga menyampaikan bahwa untuk mencapai hidup bahagia di dunia harus melalui beberapa persyaratan, diantaranya harus sabar dalam berusaha, patuh kepada peraturan dan disiplin, pandai bergaul dan dipercaya serta mempunyai maksud baik dalam usahanya.

Sedangkan untuk mencapai hidup bahagia di akhirat haruslah mempunyai iman yang murni dan kuat, serta mengerjakan amal yang sholeh dan mempunyai akhlak yang mulia.

Maka dari ayat diatas, Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I mengajak kita untuk dapat meninggalkan pekerjaan-pekerjaan maksiat, menjauhkan diri dari yang keji serta memelihara diri agar jangan sampai berbuat hal-hal yang diharamkan Allah karena pengaruh syahwat dan hawa nafsu, sehingga kita dapat terlepas dari siksaan api neraka. Jabar Kasi Penkum Kejati Riau Bambang Heripurwanto SH.MH.

Kegiatan Tausiyah Ba’da Dzuhur di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau mengikuti secara ketat protokol kesehatan (prokes). (Hen)

By redaksi