Beranda Olahraga Anak Didik Valentino Rossi Siap Tantang Sang Mentor di MotoGP

Anak Didik Valentino Rossi Siap Tantang Sang Mentor di MotoGP

BERBAGI

JAKARTA,PesisirNasional- Kesuksesan memenangkan dua seri awal Moto2 2019 menambah kepercayaan diri Lorenzo Baldassarri untuk naik kelas ke MotoGP. Dia akan menjadi anggota VR46 Riders Academy ketiga yang melakukannya.

Kesiapan itu disampaikan Baldassarri dalam sebuah wawancara dengan GPOne, belum lama ini. Saat ini pembalap FlexBox HP40 tersebut sedang memimpin klasemen sementara Moto2 lewat koleksi 50 poin.

Dengan awal musim yang baik, asanya untuk meraih gelar dunia seperti dua kawannya di VR46, Franco Morbidelli (2017) dan Francesco Bagnaia (2018), makin melambung.

“Saya rasa kami punya peluang yang baik tahun ini. Kami harus paham, kami bisa memperebutkan gelar dunia. Kami bisa selalu tampil kompetitif, dan selalu memperebutkan podium. Impian ke MotoGP jelas selalu ada, dan saya selalu memikirkannya,” ujar pembalap yang akrab disapa Balda ini.

Rider asal Italia ini tahun lalu finis di peringkat kelima klasemen akhir, dengan lima podium dan satu kemenangan. Meski begitu, ia justru tersalip oleh Fabio Quartararo, yang tahun ini naik ke MotoGP bersama Petronas Yamaha SRT. Padahal, pembalap Prancis itu hanya duduk di peringkat ke-10 dengan koleksi dua podium dan satu kemenangan.

“Saya tak terlalu ambil pusing. Saya juga tak kecewa saat peluang naik ke MotoGP sirna. Toh manajer saya bilang belum ada tawaran nyata, jadi tak ada alasan untuk kecewa. Saat itu saya juga masih punya kontrak setahun dengan Pons, jadi saya tak cemas soal masa depan,” tutur Balda.

Pembalap 22 tahun ini menyatakan VR46 punya pengaruh besar dalam perkembangannya di ajang Grand Prix. Tak hanya itu, ia memiliki impian bisa bertarung melawan Rossi, yang merupakan mentornya. Itulah mengapa ia ingin menyusul ke MotoGP sebelum Rossi menyatakan pensiun.

“Academy berkah besar bagi kami, peluang besar. Jujur, saya tak mengira kami berkembang sampai seperti ini. Bertarung dengan Vale di MotoGP adalah impian yang menakjubkan. Menurut saya, ini impian level tinggi. Bertarung dengan Vale sebelum ia pensiun bakal menyenangkan. Saya sangat sering memikirkannya,” kata Baldassarri.

Sumber: Liputan6.com