Wed. Jul 24th, 2024

PesisirNasional.com – Petugas Polda Jateng menembak kaki tiga anggota komplotan pembobol brankas minimarket di wilayah Jateng. Para pelaku diketahui beraksi di 13 tempat kejadian perkara dalam sembilan bulan terakhir, dengan total kerugian Rp612 juta.

“Tiga pelaku ini kami lakukan tindakan tegas terukur karena para pelaku berusaha kabur saat dilakukan penangkapan. Mereka beraksi di Banyumas, Purbalingga, dan Kabupaten Semarang. Mereka semua merupakan residivis, satu pelaku masih dalam pencarian kami,” kata Direktur Reserse Kriminal (Ditreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat gelar perkara di Polda Jateng, Jumat (24/9).

Dia menyebut, para pelaku merencanakan aksi pencurian dengan sasaran minimarket yang sedang tutup. Mereka langsung merusak gembok untuk masuk ke dalam.

“Mereka sasarannya toko terkunci gembok. Kalau toko terkunci gembok artinya tidak ada orangnya. Kunci gembok itu dirusak pakai linggis,” ujarnya.

Aksi pencurian itu dilakukan tengah malam. Selain mengambil uang yang tersimpan di dalam brankas toko, para tersangka juga menggasak sejumlah barang dagangan hingga komputer.

“Pelaku ini motifnya ekonomi, dan sasarannya toko minimarket, dilakukan antara jam 02.00 sampai jam 05.00. Kalau total nilai dari hasil yang kita dapatkan itu sekitar Rp612 juta. Itu berupa uang. Kemudian juga ada barang-barang seperti rokok dan sebagainya,” ujarnya.

Hingga kini pelaku masih diperiksa untuk pengembangan kasusnya. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti satu linggis, mobil Toyota Avanza hitam dengan pelat nomor B1130FIK serta satu brankas.

“Pelaku bakal dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tandasnya. [yan]

Sumber: Merdeka

By redaksi