Sat. Mar 2nd, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- Demi kelancaran pekerjaan pengaspalan jalan Kurau milik Perusahaan EMP Malacca Strait SA di area Kurau camp dan area Desa Bagan Melibur, untuk itu Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Merbau melaksanakan pertemuan bersama pihak CV. Purnama Jaya dan warga Desa Bagan Melibur.

Pertemuan yang berlangsung alot dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) kali ini mengambil tempat di ruang Kantor Camat Merbau, jalan Yos Sudarso Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti pada Senin (1/11/2021).

Terlihat hadir, Camat Merbau Indat AMa Pd, Kapolsek Merbau, IPTU Sahruddin Pangaribuan SH didampingi Ps Kanit Intel Polsek Merbau, Bripka Erianto, perwakilan Danramil Merbau, Kepala KSOP Wilker Teluk Belitung, Ijon Tanamal, perwakilan Pemdes Bagan Melibur beserta sejumlah warga Bagan Melibur, warga Kelurahan Teluk Belitung, Perwakilan CV. Purnama Jaya, Herman didampingi korlapnya, Ali Buzar, Suparwan, tokoh masyarakat dan komponen lainnya.

Pertemuan bersama Upika Merbau yang berlangsung beberapa jam itu guna mengetahui hal sebenarnya sebelum pelaksanaan pekerjaan dimulai dan mengingatkan kepada pihak perusahaan selaku pemenang tender untuk dapat melaksanakan pekerjaan pengaspalan jalan tersebut selesai dengan baik sesuai aturan.

Camat Merbau, Indat AMa Pd dalam pertemuan itu mengharapkan kepada masyarakat tempatan yang terkena lintas pekerjaan pengaspalan jalan nantinya dapat mendukung dan membantu teknis dilapangan agar semua berjalan sesuai yang diharapkan bersama

“Kita sebagai Pemerintah Kecamatan akan terus kontrol pelaksanaan pekerjaan ini agar proyek ini dapat tuntas dikerjakan sesuai bestek dan aturan nantinya. Saya tidak ingin nanti proyek ini mulai dikerjakan, namun ditengah perjalanan ada unek-unek sebelah pihak yang sifatnya menghambat pekerjaan pengaspalan jalan tersebut. Maka perlu kita lakukan musyawarah mufakat bersama hari ini demi kepentingan pembangunan didaerah kita lebih baik dan aman,” tegas mantan Lurah Teluk Belitung itu mengingatkan.

Orang nomor satu di Pemcam Merbau tersebut menuturkan pelaksanaan pengaspalan jalan sepanjang 8 Km oleh EMP Malacca Strait SA merupakan wujud kepeduliannya terhadap kepentingan umum di wilayah Kecamatan Merbau. Untuk itu semua pihak diharapkan dapat mendukung dan mengkontrol pembangunannya kedepan agar kualitas jalan itu lebih baik dari kondisi sekarang.

“Dalam kesempatan ini juga saya mengingatkan kepada semua pihak agar setiap pembangunan yang masuk harus koordinasi dengan kami di Pemcam, saya tidak ingin nantinya setelah ada persoalan dilapangan baru mencari saya dan duduk bersama, kita tidak mau hal seperti ini berlarut-larut. Saya berharap selama saya menjadi Camat di Merbau ini jangan sampai ada masaalah kedepannya, maka mari kita dukungan program EMP ini agar jalan di wilayah kita lebih baik nantinya,” pungkas Camat Indat.

Senada disampaikan Kapolsek Merbau, IPTU Sahruddin Pangaribuan SH. Dikatakannya, Polsek Merbau menyambut baik pekerjaan ini dan mengharapkan semua pihak dapat bekerjasama mendukung program kepentingan umum di wilayahnya. Ditegaskannya hal terpenting adalah melaksanakan pekerjaan harus sesuai dengan aturan dan diharapkan pihak pelaksana dapat menjaga kualitas kerja dengan baik kedepan.

“Kami dari pihak Kepolisian mendukung sepenuhnya pembangunan ini. Jika masih ada yang perlu dimusyawarahkan mari kita lakukan hari ini dengan kepala dingin dan bersama mencari jalan keluar terbaiknya. Kepada kedua belah pihak dapat menjelaskan apa kendala sbenarnya, kami dari pihak Kepolian sama sekali tidak ada kepentingan dalam hal ini, mau siapapun pemenangnya kita ingin pembangunan nanti berjalan dengan baik dan sesuai harapan kita bersama demi kepentingan daerah kita,” ungkap Kapolsek Merbau.

Sementara dalam pertemuan tersebut dari pihak Suplayir untuk material, Iswardi alis Awang yang awalnya disepakati oleh kedua belah pihak terlihat masih ada kejanggalan dalam administrasi guna memenuhi bahan material dilapangan. Menurut Awang, belum masuknya matrieal ini dikarenakan kejelasan administrasi belum terpenuhi.

“Dalam arti kata, saya bukan menghabat jalannya proyek ini, tapi kita minta duduk bersama dulu dengan pihak EMP, dan pihak pemenang tender pekerjaan jalan ini. Semua bapak-bapak disini perlu ketahui bahwa proyek ini bukan dilelang, tapi ditunjuk pak, jadi wajarlah kalau saya juga meminta pekerjaan tersebut, walau cuma masukkan materialnya,” pungkas warga Bagan Melibur tersebut.

Perwakilan CV. Purnama Jaya, Herman dalam kesempatan itu mengatakan, “Kita tetap komitmen untuk mengerjakan proyek ini sesuai dengan Surat Perintah Kerja (SPK) yang kita kantongi, kita komitmen pekerjaan selesai sebagaimana yang harapkan bersama. Artinya dalam mencapai itu semua tentu kami bersama tim dilapangan butuh dukungan dan doa semua pihak agar dapat diselesaikan sesuai bestek, berkualitas baik, dan tepat waktu,” ungkapnya.

Pantauan media dal pertemuan itu terlihat Camat Merbau Indat juga menghubungi Firdaus dari pihak CV. Buana Mitra Abimayu (BMA) sebagai pemenang tender melalui handphone selulernya menyarankan agar pihak CV. Purnama Jaya sebagai pelaksana pekerjaan dilapangan dapat bertanggung jawab atas surat perjanjian bersama Suplayir materian yakni Awang. Dan diputuskan bahwa pihak BMA menyanggupi itu semua dan akan bekerjasama nantinya sesuai hasil musyawarah, sehingga pekerjaan pengaspalan jalan tersebut dapat dilakukan dengan baik dan selesai sesuai aturan.(Ali Sanip)

By Andi