Wed. Jul 24th, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- Dalam situasi Pandemi Covid-19 saat ini begitu banyak bantuan Pemerintah disalurkan kepada masyarakat sampai tingkat Desa, baik itu bantuan berupa sembako, PKH, BPNT, BLT-DD, BLT Kemensos, maupun bantuan lainnya guna membantu meringankan beban akibat dampak penyebaran virus corona di Indonesia.

Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau kali ini kembali memberikan bantuan kepada warganya yakni menyalurkan secara langsung Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa (BLT – DD) tahun 2020 tahap pertama kepada sebanyak 141 Kepala Keluarga (KK) terdampak Pandemi Covid-19 di Desa Bagan Melibur, Kamis (21/5/2020).

Menariknya lagi, dalam penyerahan bantuan uang tunai sebesar Rp. 600.000,- per KK tersebut turut didampingi langsung Camat Merbau, Abdul Hamid, S.ThI.MM, Sekcam Merbau, Amunirudin SE, Kasi Trantib Kecamatan Merbau, Zainal, SE beserta sejumlah anggota Satpol PP Merbau, Bhabinkamtibmas Bagan Melibur, BPD dan komponen lainnya.

Kepala Desa (Kades) Bagan Melibur, Isnadi Esman, S.Pd saat dikonfirmasi media ini mengatakan, penyaluran BLT-DD kali ini kita laksanakan di kantor Desa Bagan Melibur dengan mengedepankan protokol kesehatan, dimana sebanyak 141 KK yang terdata dalam BLT DD tahun ini kita serahkan mulai sore Kamis sampai hari Jumat besok, bagi yang sudah renta dan sakit akan kita antar ke rumah masing-masing insyaallah semuanya dapat berjalan baik.

Orang nomor wahid di Pemerintah Desa Bagan Melibur itu mengharapkan, kepada seluruh masyarakat ditengah Pandemi Covid-19 ini jangan semata-mata bergantung dari bantuan Pemerintah saja, karena bantuan ini sifatnya hanya sementara dan membantu selama 3 bulan kedepan. Artinya kita semua perlu juga mencari solusi jangka panjang dengan memanfaatkan sumber daya yang ada dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari kedepan.

“Semoga bantuan uang tunai untuk masyarakat kali ini bisa bermanfaat dan sedikit membantu meringankan beban masyarakat akibat dampak penyebaran virus corona yang hingga saat ini belum juga usai, mari sama-sama kita berdoa semoga wabah Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu sehingga kita bisa kembali beraktifitas seperti biasanya”, harap Isnadi.

Pria gagah berkacamata tersebut menuturkan, diminta kepada seluruh masyarakat Desa Bagan Melibur tetap selalu mematuhi himbauan pemerintah saat ini dengan selalu menggunakan masker ketika berada diluar rumah, jaga jarak, sering cuci tangan, jaga kesehatan diri dan keluarga serta mematuhi himbauan lainnya guna kepentingan kesehatan kita bersama dalam situasi saat ini, ucapnya.

Selain itu juga, saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak baik Pemerintah Kecamatan Merbau, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, pihak Kesehatan, dan perangkat Desa Bagan Melibur maupun semua pihak lainnya yang telah ikut membantu kelancaran penyaluran beberapa bantuan dari Pemerintah selama ini ditengah Pandemi Covid-19, semoga semuanya menjadi berkah untuk kita bersama, ungkap Kades Isnadi Esman.

Sementara itu, Camat Merbau Abdul Hamid, S.ThI.MM mengatakan, hari ini kita juga ikut bersama-sama mendampingi dan memantau penyaluran BLT-DD disejumlah Desa se Kecamatan Merbau yang berdekatan, hal ini dilakukan agar Pemerintah Kecamatan dapat memastikan betul-betul penyaluran bantuan uang tunai untuk warga di sejumlah Desa ini berjalan dengan baik.

Orang nomor satu di Kecamatan Merbau itu menegaskan, dengan kondisi sekarang dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan dalam beraktifitas, dengan tetap menggunakan masker saat berada diluar rumah, jaga jarak, terapkan hidup sehat mulai dari keluarga sendiri, dan tetap mematuhi himbauan pemerintah lainnya agar penyebaran virus corona ini cepat berlalu.

“Melalui bantuan ini juga kita berharap semoga dapat bermanfaat serta sedikit membantu meringankan beban masyarakat kita dalam situasi Pandemi Covid-19 ini, dan mudah-mudahan wabah virus corona di Kecamatan Merbau khususnya bisa cepat teratasi serta selesai sebagaimana yang kita harapkan bersama”, ungkap mantan Camat Tebing Tinggi tersebut berharap.(Andi)

By redaksi