Wed. Jul 24th, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- Sedikitnya 25 orang siswa/siswi pasentren Libroyo Jawa Timur yang dipulangkan melewati lintas pelabuhan Tanjung Buton menuju Pulau Padang Desa Lukit Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti pada Ahad 5 April 2020. Sejumlah pelajar tersebut tiba di Desa Lukit sekitar pukul 01.30 Wib tengah malam yang disambut oleh Pemdes dan beberapa personil Danramil Merbau.

Semulanya, siswa/siswi tersebut dipulangkan sementara mengantisipasi wabah virus corona Covid-19, yang kini tengah menjadi PR besar buat pemerintah pusat. Sebelum pulang kerumah, 25 orang siswa tersebut sempat dikarantina oleh pemerintah desa dan personil Danramil Merbau di salah satu Mushalla Al Fallah Dusun 05 Desa Lukit Kecamatan Merbau.

Berselang beberapa jam kemudian, seluruh siswa/siswi itu dilakukan scan suhu tubuh oleh pihak dinas Kesehatan Puskesmas Teluk Belitung, Kecamatan Merbau.

Kepala Desa Lukit, Jumilan melalui Sekdesnya, Mulyadi saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan handphone selulernya membenarkan dan mengatakan, betul bang tadi malam anak itu sampai di pelabuhan umum kita sekitar pukul 01.30 Wib. Sebelum pulang kerumah siswa tersebut kami karantinakan di Mushalla Al Falah Dusun 05 Desa Lukit.

Menurutnya, tadi pagi semua pelajar tersebut sudah dicek kesehatannya oleh pihak dinas kesehatan kita dari Puskesmas Teluk Belitung, alhamdulillah kesehatan mereka sehat semua, papar Mulyadi menjelaskan.

Sekdes Lukit itu membeberkan, mereka siswa/siswi pasentren ini sebelum dipulangkan sudah dicek kesehatan dan disemprot tubuhnya, baru dikembalikan, alhamdullillah sehat semua. Diantara 25 orang pelajar itu kebanyakan memang merupakan warga Desa Lukit, pungkasnya.

Sementara itu Danramil Merbau, Kapten. Inf. Syafrilis melalui salah seorang anggotanya, Piltu Suyatno mengatakan, tadi malam kami sempat kehujanan ke Desa Lukit ada puluhan orang siswa/siswi pasentren yang dipulangkan dari wilayah Jawa.

Sementara itu, mereka sampai dipelabuhan Desa Lukit sekitar pukul satu setengah, alhasil kita karantinakan di Mushalla terdekat. Diakuinya, sebelum dipulangkan kepada orang tuanya masing-masing seluruh anak itu di cek terlebih dahulu kesehatannya oleh pihak dinas kesehatan Puskesmas Teluk Belitung, alhmdulillah kesehatan mereka semua baik-baik saja, pungkas peria yang kerap disapa sehari-hari pak De itu.(Ali Sanip)

By redaksi