Wed. Jul 24th, 2024

PrsisirNasional.Com Dumai. Menjamur koperasi simpan pinjam dikalangan guru-guru jangan sampai memberatkan anggota koperasi, walaupun itu untuk memudahkan dan mengangkat keseja hteraan namun perlu dipertimbangkan perhitungan penetapan jasa yang tidak memberatkan, hal ini disampaikan Ketua Dewan koperasi indonesia kota Dumai ( Dekopinda ) ahmad Maritulius SE disela-sela kesibukannya senen ( 21/1/18).

Menurutnya, Koperasi adalah sebagai wadah tempat berkumpul beberapa orang bahkan lebih dan  membentuk usaha bersama sesuai dengan amanat UUD 1945 .

Beberpa koperasi yang kita temui  kasus yang ada yaitu dalam penetapan jasa pinj aman ternyata menuai berbagai macam masalah, terutama terlalu tingginya suku bunga ( jasa ) dalam pengmbalian dana talangan ( pinjaman ) , khususnya kopra si yang anggotanya adala satu komun itas seoerti komunitas guru-guru, mem ang keptusan dalam penetapan adalah terletak pada rapat musyawarah tertinggi istilah dalam koperasi ( RAT ) .

Lanjut  Ahmad Maritulius ” Kita minta kepada anggota koperasi harus cerdas menyikapi jasa pinjaman, pastikan jasa pinjaman tersebut tidak memberatkan yang dibahas dalam RAT , bisa saja salah dalam mengartikan perhitungan sesungg uhnya, kasiankan guru2 adalah kompenen penghasilan tidaklah terlalu banyak ” ungkapnya.

Kuatnya keinginan komunitas untuk membentuk koperasi menjadi sebuah ke sadaran yang tinggi, banyaknya koprasi tumbuh di Kota Dumai menjadi  angin se gar terhadap munculnya ekonomi rakyat.

Lanjut Lius ” Kita akan memonitor terus terhadap koprasi yang ada, dan legalitas koprasi harus jelas dan terukur ” tutupnya ( red ).

By redaksi

2 thoughts on “DEKOPIN Kota Dumai Pantau Prilaku Jasa bunga yang tak masuk akal”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *