Sat. Jul 13th, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- Tidak mau ketinggalan, Pemerintah Desa (Pemdes) Bagan Melibur, Kecamatan Merbau terus memberikan apresiasi dan dukungan kepada komunitas pemuda Desa yang terus berkarya khususnya dalam memeriahkan Ramadan serta menyambut hari raya idul fitri tahun 2021 di tengah Pandemi Covid-19.

Kali ini, Pemdes kerjasama Karang Taruna Desa Bagan Melibur memberikan partisipasi kepada komunitas pemuda kreatif di Desa yang dikemas dalam sebuah kompetisi dibidang seni budaya lampu hias dengan memberikan penghargaan berbentuk Sertifikat dan uang pembinaan. Menariknya lagi, dikarenakan situasi pandemi Covid-19, penyerahan itu dilakukan Pemdes dengan mendatangkan secara langsung ke titik pos komunitas lampu hias yang masuk kategori terbaik 1, 2, 3 dan kategori favorit.

Penilaian kompetisi tersebut dilakukan langsung oleh tim Pemdes didukung pendapat warga, dan netizen mensos. Dari semua kriteria penilaian itu diputuskan lampu hias Ikatan Pemuda Pening Lalat Kidul yang terletak di jalan lintas Kondur meraih kategori terbaik 1, kemudian Ikatan Pemuda Ponder (IPP) yang terletak di jalan Ponder meraih kategori terbaik 2, lalu komunitas Adik Beradik Squad yang terletak di jalan lintas Kondur meraih kategori terbaik 3, dan komunitas Pemuda Dusun Tiga (PD- Three) yang terletak di jalan Lintas Melibur Pedas meraih kategori favorit.

Kepala Desa (Kades) Bagan Melibur, Isnadi Esman SPd usai penyerahan penghargaan, Rabu (12/5/2021) malam mengatakan, kompetisi ini sifatnya hanya memberikan motifasi serta memberikan penghargaan, bukan pertandingan dengan skala besar. Dimana kegiatan ini paling tidak memberikan nilai positif bagi kemeriahan di Desa Bagan Melibur.

“Kompetusi yang kita laksanakan lebih memberikan partisipasi bagi kawan-kawan, sehingga kami atas nama Pemdes mengucakan terima kasih kepada seluruh komunitas di Desa Bagan Melibur atas partisipasi kawan-kawan, walaupun dengan kondisi masih Pandemi dan ekonomi yang belum stabil, namun sejumlah komunitas pemuda masih mampu berbuat, paling tidak ada warna di Desa kita, sehingga hal ini penting kami apresiasi dalam bentuk kompetisi”, jelas Isnadi.

Orang nomor satu di Pemdes Bagan Melibur tersebut juga mengakui, terlaksananya momentum ini dilakukan secara mendadak dan tanpa perencanaan yang matang. Sehingga tentunya masih jauh dari kesempurnaan dan diharapkan kedepan dapat dilakukan lebih baik lagi sebagaimana yang diharapkan bersama.

“Kompetisi ini memang inisiatif cepat yang kita ambil, sistem penilaiannya pun agak cepat kita lakukan. Namun dalam memberikan nilai memang mempertimbangkan banyak aspek, dan sistem penilaian memang lebih banyak kita ambil dari pendapat Pemdes, mudah-mudahan kedepan dalam waktu yang lebih panjang nantinya dapat kita siapkan secara maksimal dalam segala kegiatan demi kemajuan Desa kita. Sekarang baru ini yang mampu kita lakukan, kedepan mudah-mudahan lebih baik dan mari jadikan semuanya sebagai proses pembelajaran untuk kita bersama”, ungkap pria gagah berkacamata itu.

Terlihat mendampingi Kades Isnadi dalam penyerahan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan tersebut, Ketua PKK Desa Bagan Melibur, Pika Arnisa STrKeb, Kadus I, Zawawi SPdI, Kadus III, Ismulyadi, Kadus IV, Senen, Ketua Karang Taruna Desa Bagan Melibur, Fathurrohman dan komponen lainnya.(Andi)

By Andi