Tue. Jun 25th, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- Tim ekspedisi kas keliling Bank Indonesia (BI) kerjasama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) Republik Indonesia (RI) gelar sosialisasi beredarnya ekspedisi Rupiah berdaulat di Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sosialisasi kali ini mengambil tempat di Aula Kantor Camat Merbau pada Rabu (24/8/2022) yang disambut baik oleh Unsur Pimpinan Kecamatan (UPIKA) Merbau.

Informasi dirangkul dilapangan, program ini menjadi program rutin disetiap tahunnya, keliling pada setiap wilayah pulau terluar.

Semulanya, Kapal KRI Lepu 861 milik TNI AL tiba di pelabuhan umum Teluk Belitung Kecamatan Merbau pada 23 Agustus 2022, dikabarkan mensosialisasi “Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022” dan membawa uang tunai Rp. 3 Miliar dalam bentuk pecahan baru rupiah dengan tujuan enam pulau terluar di Provinsi Riau.

Sosialisasi tersebut mengangkat tema “Cinta Bangga Paham Rupiah”.

Terlihat hadir pada saat itu Camat Merbau Indat Ama Pd didampingi Sekcam Merbau Kamsiatun SHum MM, Kapolsek Merbau diwakili anggotanya, UPTD Pelabuhan Kecamatan Merbau M. Yunus, didampingi Ahmad Dahlan, sejumlah personil TNI AL KRI Lepu 861, Kepala UPT Bapenda Kecamatan Merbau Islawadi SIP MM, Seluruh Kepala Desa se Kecamatan Merbau, Kepala Bank Riau-kepri Teluk Belitung, perwakilan Bank BRI Teluk Belitung, perwakilan sekolah terdekat, perwakilan Puskesmas Teluk Belitung, tokoh masyarakat, kaum wanita, dan komponen lainnya.

Perwakilan BI, Hanif dalam sambutannya mengatakan, tim ekspedisi kas keliling BI bekerjasama dengan TNI AL ini akan berlayar dan mendatangi enam pulau terluar kategori 3T, yaitu Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Padang, Pulau Tebing Tinggi, Pulau Rangsang dan Pulau Penyalai yang dimulai dari tanggal 22-27 Agustus 2022.

“Saya sangat senang melihat antusias masyarakat disini, menyambut baik kehadiran kami semua”, tutur Hanif

Tujuan kegiatan kas keliling selain membantu penyediaan uang layak edar di pulau terluar yang sulit terjangkau transportasi umum, juga sosialisasi dan edukasi cinta bangga dan paham rupiah, sekaligus penyaluran program CSR BI di sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial budaya dan ekonomi.

“Tim nantinya akan melayani penukaran uang lusuh, rusak atau sobek yang dimiliki masyarakat wilayah sekitar yang didatangi, sekaligus memastikan ketersediaan uang dan edukasi cinta bangga dan paham rupiah,” kata Hanif, seraya mengatakan disini juga ada bantuan dan penyerahan sosial, seperti sembako, bantuan Masjid, dan Musholla.

Kunjungan BI dengan KRI Lepu 861 ini, lanjutnya, juga untuk memperkuat kedaulatan rupiah agar masyarakat di pulau terluar tidak menggunakan mata uang luar.
Harapan kami, apa yang kami sampaikan dan yang dibantu dapat bermanfaat buat kami semoga barokah, pungkas Hanif.

Sementara itu Camat Merbau, Indat Ama Pd mengapresiasi program kas keliling BI ini karena Kecamatan Merbau manjadi salah satu Kecamatan yang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah sosialisasi ekspedisi rupiah kali ini.

Pemerintah Kecamatan Merbau sangat mendukung dan apresiasi kas keliling BI dan TNI AL untuk menjaga kedaulatan rupiah. Saya sangat bangga atas kehadiran kita semua, kita sudah mendengar dari pimpinan BI, kita wajib menggunakan uang rupiah, kita semua wajib mengetahui cara dan fungsi menggunakan uang. Semoga dengan adanya sosialisasi kita memahami dan mengetahui, sejauh mana fungsi BI kerjasama TNI AL untuk daerah kita, beber Indat.

Saya berharap kepada yang mengikuti sosialisasi hari ini sekiranya dapat mengamati dan mencermati semuanya dengan baik. Mudah-mudahan bermanfaat apa yang disampaikan nanti, pungkas Camat Merbau.

Untuk diketahui, sosialisasi kali ini menggunakan infokus secara umum yang disampaikan perwakilan BI secara langsung kepada masyarakat yang hadir agar bisa mengenal mata uang rupiah yang baru dan kegiatan berjalan dengan lancar sebagaimana diharapkan.(Ali Sanip)

By Andi