Fri. Jun 14th, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- Dalam menghadapi informasi bantuan dari Pemerintah Pusat sebagaimana yang disampaikan Presiden Republik Indonesia belum lama ini terkait bantuan listrik gratis bagi masyarakat yang bersubsidi dengan daya 450 VA dan 900 VA. Namun demikian mengantisipasi mis komunikasi dan salah pemahaman ditengah masyarakat, Camat Merbau didampingi Lurah Teluk Belitung dan pihak PLN Kecamatan Merbau melakukan rapat koordinasi terkait hal tersebut.

Hadir dalam pertemuan tersebut baru-baru ini, Camat Merbau, Abdul Hamid, S.ThI.,MM, Kasi Trantib Kecamatan Merbau, Sekretaris Lurah (Seklur) Teluk Belitung, Hj. Wan Jumiati, SE, tokoh masyarakat Kecamatan Merbau dan Biller PLN Teluk Belitung, Dodi Saputra.

Kepala Sub Rayon PLN Teluk Belitung, Edwar yang diwakili Biller PLN Teluk Belitung, Dodi Saputra dalam pertemuan tersebut menjelaskan, sejauh ini sesuai bantuan Pemerintah Pusat maka pihak PLN telah mengeluarkan pengumuman bagi pelanggan yang dapat mengakses melalui fia internet link www.pln.co.id untuk mendapatkan token gratis bagi R1/450 VA full gratis dan untuk R1/900 VA subsidi diskon 50 persen. Seyogyanya memang untuk menghadiri pertemuan tersebut Kepala Sub Rayon PLN Teluk Belitung karena kondisi lagi diluar daerah menghadiri rapat makanya saya mewakili beliau hari ini.

Dijelaskan Dodi, jika ada warga atau pelanggan kita yang masuk dalam kategori mendapat bantuan pemerintah dalam menikmati fasilitas PLN gratis tersebut bisa mengisi sendiri, bisa juga minta dibantu oleh tetangga atau keluarga terdekat, bisa juga menghubungi kita dari pihak PLN dan pasti akan kita bantu mengisikannya. Selain itu juga, agar tidak gagal faham atau salah informasi terkait bantuan ini, bahwa sejauh ini kami hanya membantu memfasilitasi warga yang akan mendaftar untuk mendapatkan PLN gratis itu.

Dibeberkannya, yang masuk dalam kategori mendapatkan bantuan Gratis dan diskon ini bisa dicek pada struk pembayaran rekening terakhir atau pembelian pulsa terakhir masing-masing, dimana untuk R1/450 VA itu gratis, R1T/450 VA itu gratis, R1/900 VA itu diskon 50 persen dan untuk meteran R1T/900 VA itu juga diskon 50 persen. Sementara bagi pelanggan meteran yang tidak mendapat diskon antara lain R1M/900 VA dan R1MT/900 VA. Ada juga memang dilapangan masyarakat yang mendapatkan bantuan PKH tetapi meteran listrinya tidak subsidi, sehingga memang kondisional situasinya tergantung data awal pelanggan.

Dimana maksud kode tersebut yaitu R1 M itu artinya warga yang masuk kategori mampu. Sementara R1 itu artinya buat yang pasca bayar dan R1T itu untuk “token”, R adalah Rumah Tangga dan kode M adalah yang tidak bersubsidi. Namun jika ada warga yang meteran PLNnya tidak subsidi namun mengalami lonjakan pembayaran atau naik itu bukan akibat dari gratisnya pelanggan bersubsidi tersebut, tidak benar sistemnya seperti itu. namun kemungkinan karena pemakaian mereka yang berlebih pada bulan tersebut, ujarnya.

Dulunya ada juga kita dari pihak PLN membantu mencocokkan data KTP dan KK pelanggan yang berhak mendapatkan subsidi (TNP2K) dan bahkan sudah siap dicetak sampai dua kali kami lakukan survey di rumah pelanggam namun sampai saat ini belum juga di update data mereka oleh Pemerintah Kabupaten yang bersangkutan, ungkapnya menjelaskan.

Sementara itu, Camat Merbau, Abdul Hamid, S.ThI.MM kepada media ini, Selasa (14/04/2020) mengatakan, terkait lstrik bersubsidi itu yang 450 VA dan 900 VA memang ada kategorinya yang bisa menerima bantuan gratis dan diskon dari Pemerintah Pusat. Sejauh ini dari hasil koordinasi kita bersama pihak PLN memang pada sistem pendataan masyarakat yang layak menerima subsidi itu yang perlu dilakukan evaluasi serta pemuhtiran data lebih lanjut nantinya.

Jadi kepada seluruh masyarakat Kecamatan Merbau mohon bersabar dan jangan mudah terpancing info dari internet yang sebenarnya belum sampai ke kami selaku Pemerintah Kecamatan Merbau. Kalau masyarakat ada yang belum mendapatkan PKH atau bantuan pemerintah lainnya padahal mereka layak di bantu segera lapor kepada kita nanti, akan dicek melalui NIM dan NIP untuk dimasukkan data sistem by name by address, jelas mantan Camat Tebing Tinggi tersebut.

Orang nomor wahid di Kecamatan Merbau itu juga menuturkan, kita Pemerintah Kecamatan Merbau siap mendampingi warga yang minta bantuan atau petunjuk teknis mendapatkan token gratis dan diskon bersubsidi tersebut nantinya jika diperlukan. Diakuinya, sampai saat ini pihak PLN masih menampung data untuk PLN bersubsidi, namun data itu belum juga terealisasi dan diubah dari tahun yang dulu, jangan sampai saat kita ingin mengusulkan perubahan data yang baru malah ada data tumpang tindih, ini yang membuat kita harus benar-benar merekap data dengan baik agar kedepan semua program pemerintah bisa berjalan lebih baik, ungkap Camat Abdul Hamid.(Andi)

By redaksi