Mon. Apr 22nd, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- PT. Gelombang Seismik Indonesia (GSI) kembali melaksanakan Sosialisasi pengenalan tahapan survei Seismik 2D di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Sosialisasi kali ini dilaksanakan untuk warga di Desa Mengkirau dan Desa Mengkopot, Kecamatan Tasik Putri Puyu yang dilaksanakan di ruangan Kantor Desa Mengkirau, Kamis (25/02/2021) pagi.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut penting dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat yang lahannya masuk area lintasan seismik serta pemetaan rencana awal, sebelum pelaksanaan operasional sumur di wilayah EMP Malacca Strait SA. Karena ditengah Pendemi Covid-19, sosialisasi itu terlihat tetap mengedepankan protokol kesehatan hingga selesai dan juga dilakukan sesi tanya jawab dalam forum tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Mengkirau, Toha SE mengatakan, hari ini kita mengikuti sosialisasi dari pihak GSI dengan harapan kepada seluruh masyarakat yang hadir dapat sama-sama menyimak secara baik agar tidak salah faham lagi dibelakang hari.

Dijelaskan Kades, saat ini pihak Perusahaan GSI telah memasang patok awal pada bagian sebelah barat tanah bapak ibu semua. Namun kami berharap, khususnya warga Desa Mengkirau, bagi tanahnya terkena lintas agar tidak menjadi perdebatan dan memahami seperti apa sosialisasi hari ini, mari kita dukung semua ini karena juga merupakan program pemerintah, pihak perusahaan hanya sebagai pelaksana, mari kita dukung pemerintah, dan pihak EMP Malacca Strait, ungkapnya.

Senada disampaikan Kepolsek Merbau, IPTU Sahrudin Pangaribuan yang diwakili Bhabinkamtibmas, Brigadir Jonifri diharapan warga mengatakan, kepada bapak ibu semua agar dapat memberikan informasi yang sama sesuai sosialisasi hari ini kepada keluarga terdekat masing-masing agar tidak salah pengertian nantinya.

“Apa yang akan dijelaskan pihak GSI nantinya mari pahami betul-betul, bagi yang kurang jelas nanti silakan bertanya langsung. Sehingga saat tim GSI pengerjaan dilapangan tidak ada lagi warga yang komplen,” pungkasnya seraya menghimbau agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena sudah musim kemarau, dan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam beraktifitas.

Camat Tasik Putri Puyu diwakili Plh Kasi Umumnya, Sahlan dalam kesempatan itu menyampaikan, terima kasih kepada pihak GSI yang telah melaksanakan sosialisasi ini sehingga kedepan masyarakat bisa lebih memahami dengan baik apa saja yang akan dilaksanakan pihak GSI dilapangan. Kita minta kepada seluruh masyarakat dapat menyimak dengan baik agar tidak ada masalah dikemudian hari.

“Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang lebih jelas kepada masyarakat Kecamatan Tasik Putri Puyu yang tanah miliknya masuk dalam lintasan seismik. Jangan sampai nantinya ada lagi masyarakat yang tidak faham sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik dan selesai sesuai harapan bersama nantinya,” ungkap Sahlan berharap.

Irawadi yang juga sebagai Narasumber PT GSI dalam penyampaiannya menjelaskan, perlu diketahui bersama bahwa seismik ini bertujuan untuk memperoleh data-data struktur dari lapisan batuan dibawah permukaan tanah guna mengidentifikasi potensi kandungan minyak dan gas (hidrokarbon).

“Untuk penjelasan mengenai pembayaran kompensasi, kita akan melakukan pembayaran untuk beberapa poin saja sesuai aturan, pertama adalah jika terdapat kerusakan tanaman di kebun warga (kalau lahan kosong tidak ada kompensasi untuk poin ini), selanjutnya yang ke dua pembayaran yang masuk panjang lintasan meter maju dalam teknis dilapangan,” terang Irawadi.

Lebih lanjut dibeberkannya, sesuai dengan Perda yang telah disahkan oleh Pemerintah Daerah setempat dan dibayarkan langsung kepada yang berhak atau pemilik lahan. Jadi jangan dibanding-bandingkan nilai kompensasi setiap warga pemilik tanah, karena di sini tergantung situasi dilapangan, dan pembayaran kompensasinya dibayarkan serentak dengan pertemuan seperti sosialisasi hari ini, ungkapnya.

Hadir dalam forum tersebut, Camat Tasik Putri Puyu, Sugiati SPI MSi yang diwakili Plh Kasi Umumnya, Sahlan, Bhabinkamtibmas, Brigadir Jonifri beserta Kanit Intelkam Polsek Merbau, Bripka Erianto dan anggota, Danramil Merbau, Kapten INF Syafrilis diwakili Anggota, Serka Eri dan Serda Batubara, Kades Mengkirau, Toha SE beserta staf. Sementara itu dari pihak PT GSI dihadiri Irawadi didampingi tim Humas PT GSI, Budi Setio beserta staf lainnya, dan sejumlah warga undangan.(Ali Sanip)

By Andi