Sun. Apr 14th, 2024

MERANTI (pesisirnasional.com)- Mahasiswa Universitas Riau yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) UNRI melaksanakan penyerahan alat serta program pelatihan alat pengering gula sagu otomatis yang diberi nama Cabinate Dryer Sago Sugar (SDSS).

Karya mahasiswa Universitas Riau kali ini diserahkan kepada mitra, yakni UP2K Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti sekaligus penerapan iptek yang langsung bisa berdiskusi dan praktek bersama antara tim PKM-PI dan UP2K Desa Sungai Tohor yang mengambil tempat di aula Sentra Sagu, Sabtu (31/7/2021) siang kemarin.

Terlihat hadir dalam kegiatan yang tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut, Kepala Desa Sungai Tohor, Efendi beserta beberapa staf, Kepala Disdagperinkop-UKM Meranti yang diwakili staf IKM Sentra Sagu, Kasmeri, Dosen pendamping PKM-PI, Dr. Hafidawati STP MT, Ketua UP2K Desa Sungai Tohor, Alida Susanti beserta seluruh anggota, mahasiswa KKN yang berada di Desa Sungai Tohor, dan komponen lainnya.

Ketua Tim PKM-PI, Bagus Duhan Irfandy menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak UP2K dan Desa Sungai Tohor yang telah bersedia menjadi mitra serta pihak Disdagperinkop-UKM Kepulauan Meranti dan dosen pembimbing yang selalu memberi support maupun bimbingan serta bersama-sama mensukseskan setiap kegiatan PKM-PI sehingga semuanya dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih kepada semua pihak, semoga kegiatan dan program yang kami laksanakan ini dapat bermanfaat bagi semua dan juga dapat menjadi pelajaran kita bersama kedepan dalam mengembangkan produk gula sagu secara luas dengan harapan dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat Sungai Tohor walaupun di tengah Pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Sungai Tohor, Efendi dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Tim PKM-PI UNRI yang telah melaksanakan kegiatan penerapan iptek bersama UP2K Desa Sungai Tohor, diharapkan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik sampai selesai dan bermanfaat banyak bagi kepentingan masyarakat kedepan.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Sungai Tohor mengucapkan terima kasih kepada anak-anak kami mahasiswa UNRI yang telah melaksanakan penerapan iptek dalam bentuk alat pengering gula sagu yang diciptakan oleh tim PKM-PI UNRI sampai kepada tahap penyerahan dan pelatihan ini. Semoga bisa terus berkelanjutan serta bermanfaat bagi masyarakat Sungai Tohor. Kami juga mohon maaf apabila ada kekurangan dalam hal pelayanan, fasilitas atau lainnya,” pungkas Kades Efendi.

Senada disampaikan Staf IKM Sentra Sagu, Kasmeri. Dikatakannya, kegiatan positif seperti ini tentu sangat di apresiasi dan perlu dilanjutkan. Menurutnya, semangat Tim PKM-PI ditengah Pandemi Covid-19 ini yang tetap berinovasi harus terus dikembangkan sehingga pengembangan gula sagu hasil produksi UP2K Desa Sungai Tohor dapat berjalan lebih baik kedepannya.

“Kita mengetahui bahwa tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, banyak kendala yang harus dihadapi dalam situasi Pandemi Covid-19, tapi saya bangga dengan adek-adek yang tetap semangat dan terus berinovasi hal positif seperti ini. Bahkan saya baru melihat alat pengering gula sagu secanggih ini, semoga dengan gerakan adik-adik dan semua pihak dapat bermanfaat baik bagi masyarakat Sungai Tohor,” ungkapnya.

Untuk diketahui, usai kegiatan penyerahaan alat sekaligus pembukaan pelatihan, juga dilanjutkan pemberian pelakat dan buku pedoman alat pengering gula sagu otomatis (CDSS) yang telah memiliki ISBN ciptaan mahasiswa UNRI kepada Kepala UP2K Desa Sungai Tohor, Kades Sungai Tohor dan Perwakilan Disdagperinkop-UKM Kepulauan Meranti, serta dilanjutkan dengan pelatihan bersama seluruh tim PKM-PI dan anggota UP2K Desa Sungai Tohor.(Andi)

By Andi